Sunday, October 23, 2005


Spiritual dan Agama

Orang ingin mendalami spiritual harus meninggalkan agama? Tidak! Karena yang dianggap agama itu sekarang salah persepsi lagi. Kadang-kadang yang diterjemahkan sebagai agama itu adalah ritual. Dan banyak sekali orang mengatakan “Tidak” kepada agama, dan “Yes” kepada spiritual. Tetapi saya melihat orang yang menolak ritual itu akan menciptakan ritual baru. Seperti sekarang, seperti yang kita bicarakan tentang sampradaya di Bali itu, meninggalkan ritus-ritus dari asli Bali, kemudian mengambil ritus-ritus India. Jadi ganti aja. Jenuh di satu pihak, kemudian ambil yang lain. Saya kira nggak perlu begitu. Perlu simplifikasi,ya!
Karena jaman, karena waktu. Mungkin ritual-ritual itu disimplifikasi, ya. Tapi nggak perlu ganti-ganti. Nah, ritual dalam pengertian saya, adalah untuk melembutkan, dalam bahasa yoga “manamaya kosha”, mental emosional. Untuk itu kita butuh ritual. Entah dari budaya mana, dari sampradaya mana dan sebagainya. Kenapa tidak dari budaya sendiri kalau memang kita sudah memiliki?
(Dialog Anand Krishna dengan Media Hindu Oktober 2005)

0 Comments:

Post a Comment

<< Home